Imam Masjid Al Aqsa Ditahan Israel Jelang Ramadan, Halangi Persiapan Ibadah
Menjelang bulan Ramadan 1447 H ini, pihak kepolisian Israel menahan Imam Masjidil Aqsa Sheikh Muhammad Ali Abbasi di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa. Selain itu polisi Israel juga mengeluarkan perintah pengusiran yang melarangnya memasuki lokasi tersebut selama satu pekan.
Larangan itu diberlakukan beberapa hari sebelum bulan suci Ramadan, ketika ratusan ribu warga Palestina secara tradisional berupaya untuk salat di masjid.
Melansir laman www.palestinechronicle.com Pemerintah Provinsi Yerusalem dan pejabat Palestina menyebut otoritas pendudukan Israel mencegah pengelola Wakaf Islam untuk melakukan persiapan logistik, termasuk memasang struktur peneduh, pos medis, dan pengaturan organisasi untuk para jamaah. Selain itu sumber-sumber Palestina melaporkan telah terjadi lebih dari 250 perintah pengusiran dari Al-Aqsa sejak awal tahun dan pemecatan sekitar 25 karyawan pengelola Waqaf Masjidil Aqsa bersamaan dengan penangkapan beberapa orang lainnya.
Polisi Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka akan mengerahkan kekuatan besar di sekitar Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan, yang dimulai minggu ini, sementara para pejabat Palestina menuduh Israel memberlakukan pembatasan di kompleks tersebut. Selain itu juga melaporkan otoritas pendudukan Israel juga diperkirakan akan memberlakukan memperketat keamanan untuk akses masuk.
Mereka hanya mengizinkan warga Palestina yang lebih tua untuk mengakses wilayah tersebut dalam jumlah terbatas, sementara membatasi sebagian besar penduduk Tepi Barat. Sementara itu, kelompok-kelompok pemukim Yahudi menyerukan perluasan akses bagi warga Yahudi selama Ramadan.
Ini yang menjadikan berbagai pihak khawatir akan konfrontasi di Kota Tua Yerusalem. Pemerintah Provinsi Yerusalem Palestina dalam pernyataan terpisah mengatakan bahwa mereka telah diinformasikan bahwa izin akan kembali dibatasi untuk pria di atas 55 tahun dan wanita di atas 50 tahun, mencerminkan kriteria tahun lalu.
Mereka mengatakan otoritas Israel telah menghalangi Waqf Islam β badan yang dikelola Yordania yang mengelola situs tersebut β untuk melakukan persiapan rutin, termasuk memasang struktur peneduh dan mendirikan klinik medis sementara Sebuah sumber Waqf mengkonfirmasi pembatasan tersebut dan mengatakan 33 karyawannya telah dilarang memasuki kompleks tersebut pada minggu sebelum Ramadan.
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Muslim. Orang Yahudi menyebut daerah itu Bukit Bait Suci, mengklaim bahwa itu adalah lokasi dua kuil Yahudi di zaman kuno. Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Penulis: Nurul Huda (berbagai sumber)
Advertisement