Pergerakan Kendaraan di Jatim Naik 15 Persen, Kapolda Sebut Lalu Lintas Kondusif
Volume lalu lintas di Jawa Timur mulai menunjukkan adanya peningkatan mobilitas kendaraan maupun manusia sebesar 15 persen per hari ini, Jumat, 20 Maret 2026.
"Saat ini terkait dengan mobilitas lalu lintas ini tercatat peningkatan yang masuk Jawa Timur 15 persen dari tahun sebelumnya. Kemudian pergerakan penumpang ini sebesar 20 persen lonjakan volumenya," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto di Taman Apsari, Surabaya.
Meski ada lonjakan pergerakan di Jatim, Nanang menyebut situasi lalu lintas masih kondusif dan arus mudik Lebaran berjalan lancar jelang peringatan 1 Syawal 1447 H, Sabtu 21 Maret 2026.
Kendati demikian, ia mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan di Jatim pada momen libur kali ini agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Apalagi, saat ini masih diprediksi adanya potensi cuaca ekstrem.
"Saya harapkan pun pada saat nanti arus baliknya pun demikian. Kita saling bisa menjaga supaya semuanya bisa berjalan dengan lancar," harapnya.
Sementara itu, Kombes Pol Iwan Saktiadi selaku Dirlantas Polda Jatim, menambahkan, rincian angka kenaikan kendaraan di Jatim sebesar 114.817 kendaraan.
"Di Jatim sendiri bisa kami sebutkan bahwa total yang masuk ke Jatim itu ada pada kenaikan angka 114.817 kendaraan atau dalam persentase adalah 15 persen. Itu merupakan gabungan dari accounting kami, ada di rangkaian jaringan jalan tol dan jaringan jalan arteri atau non tol," jelas Iwan.
Meski ada kenaikan, Iwan menyebut tidak ada antrian kendaraan di pintu-pintu tol maupun jalan arteri. Namun, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi karena diprediksi kemacetan akan terjadi pasca lebaran.
Iwan mengatakan, pasca lebaran diprediksi akan banyak masyarakat yang melakukan perjalanan wisata di Jatim. Baik wisata alam, wisata artifisial, wisata sejarah maupun pusat-pusat perbelanjaan.
Ia menyebut ada beberapa daerah yang jadi atensi mulai dari kawasan Malang Raya, Surabaya, Probolinggo.
"Tentunya ini akan menjadi atensi atau perhatian kami berikutnya setelah puncak lebaran nanti," pungkasnya.
Advertisement