Sehat dengan Cocor Bebek
Tanaman cocor bebek atau kalanchoe pinnata ternyata mempunyai manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini memiliki umur pajang dan termasuk dalam kelompok tanaman sukulen atau dapat menyimpan air. Cocor bebek tumbuh di berbagai wilayah tropis.
Beberapa khasiat tanaman ini juga telah teruji secara medis. Cocor bebek ini sudah lama menjadi obat tradisional dari berbagai penyakit dan telah mendapatkan pengakuan secara medis. Selain itu tanaman ini juga memproduksi bunga majemuk berwarna merah muda. Untuk perkembangbiakan tanaman ini terjadi melalui tunas daun yang muncul di tepi daun.
Awalnya tanaman ini merupakan spesies yang berasal dari Madagaskar, Afrika. Cocor bebek juga sering ada di pekarangan sebagai tanamam hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, getas, tebal. Sedangkan tepinya bergerigi atau berduri kecil. Untuk permukaannya berbintik- bintik dengan panjang 15-36 cm. Sedangkan bunganya berwarna kuning kemerahan (jingga) dan akarnya berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Untuk panjang akarnya berkisar antara 50-100 cm.
Ada beberapa manfaat tanaman cocor bebek dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat cocor bebek adalah meredakan sakit kepala. Hal ini karena dalam cocor bebek memiliki sifat analgesik atau pereda nyeri yang dapat membantu meredakan sakit kepala ringan hingga sedang. Selain itu tanaman ini juga mempercepat penyembuhan luka. Ekstrak daun cocor bebek secara tradisional telah lama mendapatkan pengakuan untuk membantu penyembuhan luka, baik luka terbuka maupun luka bakar ringan. Khasiat ini karena dalam cocor bebek ada mengandung senyawa yang memiliki efek antiinflamasi dan antiseptik.
Manfaat lainnya adalah mampu meredakan demam. Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa cocor bebek memiliki sifat antipiretik. Sifat ini dapat membantu menurunkan demam. Daun Cocor bebek sering menjadi ramuan untuk mengurangi demam pada beberapa kondisi penyakit. Cocor bebek juga dapat mengatasi gigitan nyamuk. Beberapa senyawa dalam cocor bebek memiliki sifat antiinflamasi dan antipruritik. Kedua senyawa ini dapat membantu meredakan gigitan nyamuk. Selain itu penggunaan ekstrak daun cocor bebek secara topikal dapat memberikan efek penenang pada kulit yang teriritasi.
Nah yang tidak kalah penting tanaman ini juga dapat menghilangkan jerawat. Dari beberapa studi telah menunjukkan bahwa cocor bebek memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi. Adanya kedua aktivitas ini dapat membantu mengatasi jerawat. Bahkan ekstrak daun cocor bebek banyak yang menggunakannya sebagai bahan alami untuk perawatan kulit. Kegunaan cocor bebek lainnya adalah mampu mengatasi wasir. Sifat anti inflamasi Cocor dan astringen membantu mengurangi peradangan dan mengencangkan jaringan dalam kasus wasir. Akan tetapi sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakannya.
Hal Penting
Beberapa penelitian menyebutkan cocor bebek dapat meredakan amandel. sifat antimikrobanya ternyata mampu membantu mengatasi infeksi pada amandel. Ekstrak daun cocor bebek dapat digunakan untuk berkumur sebagai dapat membantu meredakan gejala amandel. Terakhir cocor bebek mampu mengatasi asma. Beberapa penelitian menunjukkan cocor bebek memiliki potensi sebagai obat anti-asma karena senyawa yang terdapat dalam tanaman ini diketahui memiliki efek bronkodilator.
Namun yang tidak kalah penting dalam menggunakan daun cocor bebek tanpa pengolahan sebagai bahan obat perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Ada beberapa efek samping dari mengonsumsi daun cocor bebek belum sepenuhnya diketahui. Untuk itu Anda disarankan untuk berhati-hati saat menggunakannya sebagai pengobatan alternatif, terutama jika Anda juga mengonsumsi obat lainnya agar tidak terjadi reaksi interaksi. Jika mengalami masalah kesehatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement