Usai Melahirkan, Seroang Perempuan di Jember Kubur Bayinya
Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Kabupaten Jember. Kasus terakhir terjadi di pada Kamis, 20 Februari 2025, di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Jember.
Dalam kasus tersebut, polisi telah berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku. Pelaku diketahui seorang perempuan berusia 24 tahun, warga desa setempat.
Kapolsek Ambulu, AKP Latifah Andika Nur Sabrina mengatakan awalnya jasad bayi ditemukan oleh seorang tukang bangunan saat menggali tanah untuk fondasi bangunan gudang jagung. Jasad bayi yang sudah membusuk itu ditemukan terkubur di kedalaman 1 meter dalam kondisi terbungkus kain berwarna hijau dan putih.
Atas penemuan itu, para tukang bangunan menghentikan sementara pekerjaannya dan melapor kepada pemilik tanah. Pemilik tanah bernama Yuli kemudian melaporkan penemuan mayat bayi itu ke Kepala Dusun Krajan yang kemudian diteruskan ke anggota Polsek Ambulu.
Setelah menerima informasi itu, polisi langsung mendatangi TKP. Saat awal datang ke lokasi, posisi mayat bayi masih tetap berada di lokasi saat awal ditemukan.
"Saat kami datang ke lokasi kejadian, mayat bayi dikerumuni warga. Namun, warga tidak berani menyentuh mayat tersebut," katanya, dikonfirmasi Jumat, 21 Februari 2025.
Selanjutnya, polisi membawa mayat bayi itu ke RSD Seobandi untuk proses autopsi. Proses autopsi terhadap bayi tersebut baru selesai hari ini, Jumat, 21 Februari 2025.
Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap tiga tukang bangunan, pemilik lahan, dan beberapa warga setempat. Dari hasil pemeriksaan itu, polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
Terduga pelaku pembuangan bayi tersebut terungkap dan berhasil diamankan satu jam setelah mayat bayi ditemukan. Perempuan tersebut merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
Namun, karena menyangkut bayi, maka terduga pelaku diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember.
"Terkait hasil pemeriksaan berkaitan dengan motif dan modus sudah kami serahkan ke Satreskrim Polres Jember. Saat ini masih proses penyelidikan. Kami juga belum bisa menyampaikan identitas terduga pelaku pembuangan bayi tersebut," tambahnya.
Sementara jenazah bayi usai dilakukan autopsi langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hasil autopsi nanti akan diketahui setelah satu pekan.
"Hasil berdasarkan sains masih menunggu hasil autopsi. Namun, dari ciri-ciri yang ada, bayi tersebut diduga sudah dua hari dikubur di dalam tanah. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki yang lahir sesuai waktunya, sembilan bulan," pungkasnya.
Advertisement