12 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Australia, Pelakunya Ayah dan Anak
Dua belas orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka, pada insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, Minggu kemarin. Peristiwa ini terjadi ketika ratusan orang sedang merayakan hari besar umat Yahudi, Hanukkah, kata kepolisian New South Wales (NSW).
"Sedikitnya 12 orang meninggal dunia saat ini. Sebanyak 29 orang telah dibawa ke berbagai rumah sakit di kawasan Sydney, termasuk dua petugas kepolisian," kata Komisaris Polisi Mal Lanyon.
Sebelumnya, Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan banyak orang menjadi korban dalam insiden itu. Otoritas setempat mengatakan ancaman langsung telah berakhir.
Kepolisian NSW mengaku telah mengamankan dua tersangka pelaku, tetapi operasi keamanan terus berlangsung. Warga diminta menjauhi lokasi kejadian yang telah ditetapkan sebagai zona steril.
Penembakan tersebut terjadi pada hari pertama perayaan Yahudi, Hanukkah, yang akan berlangsung selama delapan hari.
Mal Lanyon menyebut, pelaku penembakan diketahui berusia 50 tahun, tewas di lokasi. Sementara satu lagi pelaku berusia 24 tahun yang diduga adalah anak pelaku yang tewas, dalam kondisi kritis, namun mulai stabil. Keduanya adalah ayah dan anak.
Lanyon menegaskan bahwa pihak berwenang tidak mencari orang ketiga. Dan pria yang tewas itu berusia 50 tahun, memiliki enam izin kepemilikan senjata api, dan enam pucuk senjata api ditemukan di lokasi kejadian. Tidak disebutkan siapa nama kedua pelaku penembakan massal ini, dan apa motif yang melatarbelakangi.*
Advertisement