Jawa Timur Sentra Peternakan Sapi, Jumlah Sapi Potong Capai 3,11 Juta Ekor
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan peran penting Provinsi Jawa Timur sebagai sentra utama peternakan sapi di Indonesia. Ia menyebut, populasi sapi potong di Jatim mencapai 3,11 juta ekor, atau lebih dari 25 persen populasi nasional.
Sementara itu, untuk sapi perah jumlahnya sekitar 292 ribu ekor, namun kontribusinya mencapai 60 persen dari total sapi perah di seluruh Indonesia.
βJawa Timur merupakan basis kuat peternakan sapi nasional. Dengan kontribusi besar ini, kami ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan asosiasi peternak untuk membuka peluang investasi serta memperkuat ketahanan pangan nasional,β ujar Emil dalam sambutannya di Festival Sapi APPSI Bupati Jember Cup Season 2, Sabtu 1 November 2025.
Pemerintah Dorong Kemandirian Peternak Lokal
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman turut menghadiri acara tersebut dan memberikan apresiasi terhadap para peternak. Menurutnya, festival ini bukan sekadar kontes, melainkan wadah kebangkitan peternakan rakyat serta bukti nyata kontribusi peternak terhadap kedaulatan pangan nasional. βIni luar biasa. Petani dan peternak Indonesia hari ini adalah pahlawan pangan dunia. Mereka berkontribusi besar menjaga ketahanan pangan bagi bangsa,β tegas Amran.
Pemerintah pusat, lanjut Amran, terus memperkuat ekosistem peternakan nasional dengan mendorong pengadaan ternak hidup (live cattle), yang dilanjutkan dengan pembiakan dan penggemukan di dalam negeri. Langkah ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi berlapis dan memperkuat kemandirian peternak lokal.
Produksi Daging Sapi Naik 17,8 Persen
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan 2025, produksi daging sapi/kerbau dalam negeri diperkirakan mencapai 555,1 ribu ton, meningkat 17,8 persen dibanding tahun 2024 yang sebesar 471,2 ribu ton. Sementara kebutuhan nasional diproyeksikan sebesar 766,9 ribu ton, sehingga masih terdapat defisit yang diharapkan dapat dikurangi lewat peningkatan produksi domestik.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang hadir dalam kesempatan itu turut mengapresiasi perhatian besar pemerintah terhadap pengembangan peternakan sapi nasional. Ia menilai sektor ini tidak hanya berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang signifikan.
βPeternakan sapi bukan hanya sektor ekonomi, tetapi juga solusi untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan gizi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,β ujar Muzani.
Muzani juga menyoroti potensi besar provinsi lain dalam pengembangan sapi perah. βSaat ini, produksi susu sapi perah nasional baru memenuhi sekitar 22 persen dari total kebutuhan. Dari jumlah itu, 60 persen disuplai dari Jawa Timur. Harapan kami, provinsi lain bisa turut berkontribusi lebih besar ke depan,β tambahnya.
Advertisement