Polres Probolinggo Temukan 'Markas Curwan', Enam Ekor Sapi dan Sejumlah Kambing Diamankan
Polres Probolinggo menemukan markas pencurian hewan (curwan) di Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Markas tersebut berupa kandang, berisi sejumlah sapi dan kambing, diduga hasil pencurian hewan yang belakangan sedang marak. Terdiri, enam sapi dan sejumlah kambing.
"Hingga kini kami masih menyelidiki keberadaan kandang sapi dan kambing ini termasuk jaringannya," kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Terungkapnya kasus ini berawal saat dua ekor sapi lokal (Sapi Peranakan Ongole/PO) milik Salam, 28 tahun, warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo hilang pada Jumat, 3 Oktober 2025 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Selanjutnya, Salam dengan dibantu warga mencari sapi miliknya berkeliling mencari informasi tentang keberadaan sapi miliknya. Bahkan, hingga keluar desa dan kecamatan.
Sekitar pukul 06.00 WIB, pencarian hingga di Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih. Ternyata, ia berhasil menemukan sapi miliknya.
"Saya menemukannya di salah satu rumah di Desa Muneng Leres,” ujar Salam.
Salam menjelaskan, ia mengaku semoat kaget karena saat tiba di lokasi keberadaan sapi miliknya ditemukan, polisi sudah berada di tempat yang sama.
"Bahkan saat itu sempat terjadi baku tembak," tuturnya.
Informasi yang diterima, saat itu ada seorang pelaku berhasil diamankan, sementara seorang lainnya berhasil kabur.
“Sebenarnya sudah tiga kali ini sapi saya dicuri maling. Yang pertama, beberapa tahun lalu,” ungkapnya.
Dari lokasi penggerebekan, polisi mengamankan total enam ekor sapi dan beberapa kambing. Hewan-hewan ternak tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota.
Setelah diamankan, sejumlah warga yang kehilangan ternaknya mendatangi Polres untuk memastikan apakah sapi dan kambing tersebut milik mereka. Akhirnya, dua warga berhasil menemukan sapinya yang hilang.
Salah satunya, Nahriyanto, 60 tahun, warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok. Dikatakan, seekor sapi limousin miliknya hilang pada Maret 2025 lalu.
“Waktu dicuri, sapi limousin saya sedang bunting tua. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bunting. Meski begitu, saya tetap bersyukur sapi saya bisa kembali,” katanya.
Selain itu, Budi, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, juga memastikan bahwa sapi betina lokal miliknya yang hilang pada Agustus lalu ditemukan. Hal itu disampaikan oleh keponakannya, Herman.
“Katanya, sapi milik paman saya ditemukan di Muneng, bersama lima sapi lainnya. Saat ditemukan, kondisi sapinya sedang bunting," ujarnya.
Kasatreskrim Iptu Zaenal Arifin, membenarkan, penemuan enam sapi dan sejumlah kambing tersebut. "Kita sedang mengembangkan penyelidikan, "tandasnya.
Advertisement