Papan Nama Jalan di 19 Titik di Probolinggo Dicuri
Setelah sejumlah bangku besi di trotoar dan besi penutup drainase, kini belasan papan nama jalan di Kota Probolinggo digondol pencuri. Bahkan, papan nama jalan yang hilang dilaporkan terjadi di 19 titik.
Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti mengakui, kasus pencurian plakat berbahan besi tersebut. Awalnya, diketahui 11 titik plakat hilang, setelah diteliti kembali jumlahnya terus bertambah.
“Jumlah papan atau plakat nama jalan yang hilang dicuri terus bertambah. Sebelumnya diketahui di 11 titik, belakangan ternyata di 19 titik tiang plakat nama jalan yang hilang,” kata Rini, panggilan akrab Setiorini Sayekti, Sabtu, 2 Mei 2026.
Rini memerinci plakat nama jalan yang hilang berada di Jalan Kaca Piring, Jalan Diponegoro, Jalan Cempaka, Jalan Hasyim Asyari, Jalan MT Haryono, dan Jalan HOS Cokroaminoto.
“Di semua titik itu, masing-masing satu plakat nama jalan hilang,” ujarnya.
Selain itu, kata Rini, dua plakat nama Jl. Imam Bonjol, juga hilang. Bertambahnya jumlah plakat jalan yang hilang merugikan daerah. Selain itu, kondisi ini dinilai mengganggu upaya penataan kota dalam program Kota Probolinggo Bersolek.
Rini menegaskan, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga fasilitas publik. Ia berharap warga ikut merasa memiliki dan turut mengawasi agar kasus serupa tidak terus berulang.
“Semoga saja bisa segera terungkap pelaku pencurian, hingga penadahnya. Agar tidak ada lagi kejadian serupa di Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Kasus pencurian plakat nama jalan, kata Rini, sudah dilaporkan ke Polres Probolinggo. Sisi lain, Dinas PUPR-PKP belum bisa langsung mengganti plakat nama jalan yang hilang.
Penggantian plakat nama jalan masih menunggu mekanisme pengajuan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) atau Perubahan APBD 2026. “Tidak bisa langsung diganti dengan yang baru. Harus diajukan lebih dulu melalui PAK 2026,” pungkas Rini.
Advertisement