Rutan Perempuan Surabaya Kembangkan UMKM Bakery Halal untuk Warga Binaan
Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya terus berinovasi dalam memberdayakan warga binaan. Melalui program UMKM ekonomi produktif, Rutan ini mendorong para warga binaan agar memiliki keterampilan mandiri dan siap kembali ke masyarakat.
Salah satu bentuk nyata pembinaan itu terlihat dari kegiatan usaha bakery. Seluruh produk roti dan kue yang dihasilkan bahkan telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjadi bukti keseriusan Rutan dalam menciptakan produk berkualitas dan bernilai ekonomi.
Bagian dari Program Akselerasi Pemasyarakatan
Program pemberdayaan ekonomi di Rutan Perempuan Surabaya ini merupakan bagian dari 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin ketiga yang menekankan penguatan pendayagunaan warga binaan. Tujuannya jelas, agar para warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai jual dan berdaya saing di sektor UMKM.
Bukan Sekadar Pelatihan, tapi Pembinaan Karakter
Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Yuyun Nurliana, menjelaskan bahwa kegiatan UMKM seperti bakery dan kerajinan tangan bukan hanya sekadar pelatihan teknis. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan mental bagi para warga binaan.
βMelalui kegiatan usaha seperti bakery, kerajinan tangan, dan olahan makanan, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat dan dapat menjadi bekal hidup setelah selesai menjalani masa pidana,β ujar Yuyun Nurliana kepada Ngopibareng.id, Rabu 22 Oktober 2025.
Yuyun menegaskan, pembinaan ini juga berorientasi pada pembentukan nilai-nilai positif seperti kepercayaan diri, tanggung jawab, dan kemandirian.
βDi balik tembok rutan, masih ada semangat perubahan dan peluang untuk berkarya secara positif,β tambahnya.
Menuju Rutan Berbasis Ekonomi Kreatif
Rutan Perempuan Surabaya kini menjadi salah satu contoh nyata lembaga pemasyarakatan yang berhasil mengembangkan pembinaan berbasis ekonomi kreatif. Melalui dukungan berbagai pihak, program UMKM ini diharapkan terus berkembang dan membuka jalan bagi para warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai individu produktif dan berdaya saing.
βProgram UMKM ekonomi produktif yang kami kembangkan di Rutan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam melaksanakan fungsi pembinaan terhadap warga binaan,β pungkas Yuyun Nurliana.
Advertisement